Permata di Singapura, Masjid Sultan yang berkubah “emas”

Permata di Singapura, Masjid Sultan yang berkubah “emas”

suasana subuh di Masjid Sultan Singapura yang berkubah "emas"
Sering kali, pengalaman pertama yang berkesan kita dapatkan di saat tidak direncanakan.

Singkat cerita, saya dan suami mendarat di Bandara Changi sudah lewat tengah malam. Itu berarti kami sudah tidak bisa naik MRT (FYI: MRT di Singapura tidak 24 jam) dan hotel tempat kami menginap baru bisa check in jam 9 pagi. Setelah proses imigrasi, kami memutuskan untuk keluar area kedatangan terminal 3 dan “tidur seadanya” di area tersebut sambil menunggu pagi.
suasana subuh di Masjid Sultan Singapura yang berkubah "emas"
Sekitar jam 5 pagi kami sudah terbangun lalu segera menuju ke petugas informasi untuk menanyakan letak prayer room. Ternyata, prayer room berada di area transit di dalam terminal 3 dan kami tidak bisa masuk lagi karena sudah terlanjur keluar dari area tersebut 🙁 Kami pun sempat bingung shalat dimana. Setelah mengecek batas waktu sholat subuh di Singapura dan waktu yang dibutuhkan ke Masjid Sultan Singapore ternyata masih bisa terkejar. Kami langsung menuju MTR yang sudah beroperasi.
suasana subuh di Masjid Sultan Singapura yang berkubah "emas"
suasana subuh di Masjid Sultan Singapura yang berkubah "emas"

Sebenarnya, mengunjungi Masjid Sultan juga menjadi agenda wajib kami (dan akhirnya kami beberapa kali mengunjunginya). Namun, pengalaman pertama kami merasakan suasana subuh di Masjid Sultan Singapura memberikan kenangan tersendiri bagi kami. Benar-benar terasa tenang dan khusyuk…. 🙂

suasana subuh di Masjid Sultan Singapura yang berkubah "emas"
suasana subuh di Masjid Sultan Singapura yang berkubah "emas"
Masjid Sultan bernuansa coklat muda dengan sentuhan hijau teduh yang begitu cantik di bagian dalam masjid. Alasnya dilapisi karpet berwarna coklat yang begitu nyaman. Ruang shalat laki-laki ada di bagian bawah, sedangkan wanita di lantai atas. Cukup banyak disediakan mukena yang tergantung rapi dan juga harum. Oya, untuk tempat wudhu pun sangat bersih. Terlihat Masjid Sultan yang begitu berharga ini dirawat dengan baik oleh warga muslim Singapura. Apalagi kubahnya yang berwarna emas membuat Masjid Sultan terlihat semakin elegan dan menjadi daya tarik tersendiri.
permata di Singapura, Masjid Sultan berkubah "emas"
permata di Singapura, Masjid Sultan berkubah "emas"
permata di Singapura, Masjid Sultan berkubah "emas"
suasana subuh di Masjid Sultan Singapura yang berkubah "emas"
permata di Singapura, Masjid Sultan berkubah "emas"

Kemegahan dan keindahan Masjid Sultan membuat kawasan Kampung Glam bagaikan “permata” di negeri Singapura. Kerapihan, kebersihan serta kenyamanan juga begitu terasa di lingkungan masjid. Uniknya, perpaduan suasana budaya melayu dan timur tengah terasa begitu kental disini. Tidak hanya Moslem Traveler, lingkungan di Masjid Sultan pun ramai dengan para “bule” yang memenuhi deretan restoran disini (tentu disini mudah restoran berlogo halal 🙂 ). Bahkan tidak sedikit dari mereka yang tertarik berwisata masuk ke dalam Masjid Sultan.
permata di Singapura, Masjid Sultan berkubah "emas"

 

Informasi Masjid Sultan Singapura

Alamat            : 3 Muscat Street, Singapura 198833
Telp                 : (65) 6293 4405 / 6293 4043
Website           : sultanmosque.sg
Instagram       : masjidsultan
Email               : info@sultan.mosque.org.sg

Transportasi ke Masjid Sultan Singapore:

 Naik MRT jalur hijau EW12 / jalur biru DT14, dan turun di Stasiun Bugis.

 

 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


%d bloggers like this: